Pages

Sabtu, 01 Oktober 2011

REPORTASE I MANAJEMEN DIKLAT "Training design and Evaluation Model"


NUNIEK INDRIASTI RAHAYU
1445096069
MPNR 09



Jakarta, 26 September 2011. Pukul 08.00-10.00 di lantai 3 gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta ruang 306 oleh dosen Amril Muhammad,SE., M.Pd dengan mata kuliah Manajemen Diklat. pada hari itu pak amril menjelaskan tentang mengenai training design and evaluation model. 
Apa saja Alasan mengapa perlu melakukan suatu pelatihan,?

          Yang pertama, Adanya kesenjangan antara kinerja aktual dengan kinerja ideal, contohnya, seseorang bekerja tidak sesuai dengan tuntutannya. Misalnya seseorang bekerja disuatu perusahaan seharusnya ia mendapatkan upah sesuai apa yang di kerjakan, tetapi upah yang diterima tidak sesuai apa yang dia kerjakan.. selanjutnya, Karyawan baru, contohnya seseorang melamar di suatu perusahaan sebagai sekrertaris, maka ia harus mengikuti job training, agar kinerja yang dihasilkan menjadi lebih baik. lalu Teknologi baru, dapat dikatakan baru jika memang ada suatu inovasi baru dari teknologi tersebut, atau dapat dikatakan baru jika terdapat pengembangan baru dari teknologi sebelumnya. Contohnya ketika kita belajar program computer di kampus hanya umum-umunya saja tetatpi ketika terjun kedunia kerja menggunakan program yang lebih). dan Membangun suatu budaya,adanya suatu budaya yang berbeda antar perguruan tinggi, contohnya antara UGM dengan UNJ. Perbedaannya yaitu pada moto dari masing-masing perguruan tinggi. dan yang terakhir dengan melakukan Promosi atau mutasi. Promosi ialah suatu istilah dalam perusahaan untuk menaikkan jabatan seseorang ke jenjang yang lebih tinggi. Sedangkan mutasi ialah perpindahan suau jabatan pada jenjang yang setara.  
 
selanjutnya, apa saja hal-hal yang harus diperhatikan?
          Yang pertama mengidentifikasi kebutuhan, hal-hal yang harus diperhatikan yaitu pertama Mengidentifikasi masalah, yaitu dengan melihat apakah dalam suatu kinerja terdapat kesenjangan atau tidak dalam upaya meyelesaikan dari suatu masalah.  yang kedua, Menganalisis pekerjaan itu sendiri, yaitu dengan dibuatnya job description dari masing-masing bagian, sehingga setiap orang dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Deskripsi pekerjaan ini harus jelas jangan sampai ada yang menyimpang.  
    selanjutnya, Mengidentifikasi target kelompok, yaitu dengan menspesifikasikan bidang masing-masing. dan yan terakhir adalah Menganalisis kebutuhan pelatihan, dengan cara Melakukan survei ( melihat sebab dari pelatihan ini selanjutnya melalui Pengamatan (pengamatan disini sifatnya ada 2 ada yang langsung dan ada yang lewat atasan. Pengamatan langsung dilihat diamati secara langsung oleh kita dan pengamatan lewat atasan biasanya dilakukan oleh atasan melalui catatan )  lalu dengan Studi dokumen ( adanya penilaian kinerja )dan yang terakhir melalui Wawancara Yang kedua Bagaimana Mengatur dan Merancang Sasaran (objectives setting ) yaitu dengan Penentuan persyaratan masuk, misalnya untuk mendaftar di suatu perguruan tinggi, peserta didik harus sudah memiliki ijazah SMA/SMK. Persyaratannya antara lain dilihat dari segi Fisik, peserta didik harus memiliki fisik yang sehat dan tidak buta warna dan juga dilihat dasri segi Sikap, harus ramah dan lemah lembut.  selanjutnya, Mendesign sasaran, hal ini dilakukan agar seseorang yang telah mengikuti pelatihan ini, mudah dalam mendapatkan pekerjaan. lalu Merancang tes, hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kemampuan seseorang. dan yang terakhir dengan Memvaliditasi tujuan, proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa kita mencapai sasaran tersebut, karena jika tujuan tersebut tidak tercapai maka akan terjadi inefisiensi (sia-sia). Yang ketiga, Bagaimana cara mendesign instruksi (Instruction Design)? Design instruksi, misalnya seperti merencanakan pembelajaran yang akan dilakukan.  Pelatihan instruksi, contohnya pelatihan kebakaran dibutuhkan instruksi-instruksi yang tepat dan jelas.  dan yang terakhir Materi atau handout instruksi, yaitu dengan menyediakan laboratorium untuk praktek dan menyiapkan atau membuat bahan ajar. Yang ke empat, disini hal yang paling penting adalah menerapkan atau mengimplementasi yaitu dengan cara; Merencanakan fasilitas dalam pelatihan, contohnya didalam sekolah harus dilengkapi berbagai macam fasilitas seperti banyaknya kursi disesuaikan dengan jumlah siswa satu kelas. lalu Memilih instructor / pelatih yang tepat, hal ini dilakukan dengan cara seleksi dan pelatihan untuk mendapatkan pelatih (instruktur) yang baik. selanjutnya Seleksi Pelatihan , hal ini dilakukan karena dalam suatu pelatihan pasti memiliki kapasitas yang terbatas,maka dilakukan lah seleksi untuk mencapai tujuan yang lebih spesifik.
    dan yang terakhir Melaksanakan pelatihan sesuai dengan apa yang direncanakan. Dan Yang terakhir hal-hal yang harus diperhatikan adalah Mengevaluasi (Evaluation) yaitu dengan cara; Menganalisis prestasi yang dicapai. Sasaran ini dapat dilihat dari jumlah dan waktu yang digunakan selama pelatihan, selanjutnya baru di evaluasi. Menganalisis kinerja kerja pelatihan. Evaluasi ini dilakukan apabila sesorang tersebut sudah masuk kerja. Dan Menghitung biaya apakah sepadan atau tidak.

                    Kamis, 09 Juni 2011

                    REPORTASE 8_PROMOTION

                    NUNIEK INDRIASTI RAHAYU
                    1445096069
                    MP NONREG 2009
                    REPORTASE KE 8 PROMOTION

                    Jakarta 13 Mei 2011. Pukul 13.00-15.00 di lantai 3 gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta ruang 307 oleh dosen Amril Muhammad,SE., M.Pd dengan mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan. pada hari itu pak amril menjelaskan tentang Promotion pada marketing mix yang dalam pertemuan sebelumnya dijelaskan mengenai PLACE pada marketing mix.

                    PROMOTION OF MARKETING AND COMMUNICATION


                    Promotion dilakukan karena seseorang perlu menginformasikan tentang produk yang dijual. Untuk itu muncul iklan. Iklan itu sendiri mengandung pengertian penyampaian informasi dengan tidak adanya pertemuan langsung atara konsumen dengan produsen. Ada beberapa cara yag dilakukan produsen untuk mempromosikan dan mengkomunikasikan produknya kepada konsumen, diantaranya:
                    Advertising (antara informasi dengan orang tidak langsung bertemu seperti iklan dan spanduk) atau dengan kata lain advertising adalah bentuk promosi gagasan barang atau jasa yang di sampaikan melalui media indoor, outdoor, cetak, audio, visual maupun audiovisual, lalu ada Personal Selling jenis promosi yang dilakukan oleh sales seperti MLM (Multi Level Marketing), selanjutnya ada Sales Promotion yaitu penjualan yang dilakukan oleh perusahaan kepada konsumen dengan memberi bonus atau potongan harga dalam jangka waktu tertentu. Dan yang terakhir Public Relation yaitu proses membangun hubungan baik antara perusahaan dengan masyarakat atau konsumen untuk membangun citra positif perusahaan di mata masyarakat, public relation juga digunakan untuk mengetahui masalah negative yang mungkin muncul dari masyarakat atau melakukan kegiatan-kegiatan tertentu (event).

                    REPORTASE 9_KUALITAS

                    NUNIEK INDRIASTI RAHAYU
                    1445096069
                    MP NON REG 2009


                    Jakarta 25 Mei 2011. Pukul 13.00-15.00 di lantai 3 gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta ruang 307 oleh dosen Amril Muhammad,SE., M.Pd dengan mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan. pada hari itu pak amril menjelaskan tentang “Kualitas”.
                    APA ITU KUALITAS ? Suatu strategi dasar bisnis yang menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan atau bahkan melampaui harapan konsumen bukan hanya satu kali tetapi berulangkali dan memberikan kepuasan kepada pelanggan. Kualitas juga dapat dikatakan sebagai Tingkat baik buruknya atau taraf atau derajat sesuatu barang atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan kepada konsumen. Jadi, kualitas dari suatu barang atau jasa sangat mempengaruhi daya beli konsumen dengan berlangganan barang atau jasa tersebut.
                    Terdapat 3 aspek dalam kualitas yaitu yang pertama Satu-satunya (suatu produk dikatakan berkualitas jika hanya ada satu ada diproduksi tetapi jumlahnya terbatas (absolut) atau jumlah yang di produksi hanya sedikit. Kedua Standar, kualitas yang bersifat relative (penyesuaian yang berubah-ubah tergantung situasi) misalnya saja sekarang berkualitas belum tentu yang akan dating juga berkualitas. Dan yang ketiga Consumer satisfaction (kepuasan pelanggan), suatu barang dikatakan berkualitas jika mampu memenuhi kepuasan pelanggan. Dengan banyak jumlah konsumen dengan selera yang berbeda-beda, tetapi bagaimana caranya agar tetap bisa membuat konsumen puas. Dalam consumer satisfaction, dikenal istilah Consumer Behaviour atau prilaku konsumen.
                    Selanjutnya Pak Amril menjelaskan mengenai proses analisis kualitas. Dalam analisis menggunakan metode fish bone analysis (analisis tulang ikan). Kegiatan analisis ini digambarkan beliau sebagai berikut:
                    Disini dijelaskan bahwa ketika menganalisis kualitas, maka didalamnya terdapat faktor-faktor yaitu SDM (siapa saja orang-orang yang membuat produk tersebut atau bisa dikatakan pekerja), goodwill (nama baik perusahaannya), daya tahan barang tersebut ketika digunakan, merk atau brand, kemasan (bagaimanakah produk itu dikemas sehingga bisa tampil menarik),promosi (bagaimana memasarkan produk contohnya melalui brosur,pamphlet, poster dan lain sebagainya) place (lokasi yang tepat untuk memasarkan produk tersebut), serta harga (apakah sesuai dengan manfaat yang diberikan produk tersebut).

                    Jumat, 20 Mei 2011

                    REPORTASE 7_ PLACE

                    NUNIEK INDRIASTI RAHAYU
                    1445096069
                    MP NONREG 2009
                    REPORTASE KE 7 PLACE

                    Jakarta 13 Mei 2011. Pukul 13.00-15.00 di lantai 3 gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta ruang 307 oleh dosen Amril Muhammad,SE., M.Pd dengan mata kuliah Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan. pada hari itu pak amril menjelaskan tentang Place pada marketing mix yang dalam pertemuan sebelumnya dijelaskan mengenai Price pada marketing mix.
                    PLACE
                    Place atau penempatan yaitu mendistribusikan suatu produk kepada konsumen, dimana konsumer dapat membeli produk / jasa anda baik virtual melalui internet atau secara nyata dengan adanya tempat secara nyata (dapat berupa rumah, toko, perusahaan dan sebagainya).
                    Ada beberapa cara pendistribusian barang untuk sampai pada konsumen, diantaranya adalah yang pertama Langsung (Produsen langsung menjual atau mendistribusikan produk ke konsumen. penjualan ini bisa melalui toko atau outlet milik sendiri maupun milik sendiri dengan menyewa tempat), yang kedua ada Intermediatery (Pendistribusian produk melalui: Agen, Supermarket, Toko milik pihak ke tiga (menaruh barang pada toko lain yang bukan milik pribadi) Pendistribusian jenis ini memiliki prinsip bagi hasil atau pemberian royalty terhadap toko yang ditumpanginya.) selanjutnya Hybrid (Pendistribusian produk secara campuran antara langsung dengan intermediatery. Contoh: Nokia memiliki toko sendiri untuk menjual produknya, tetapi Nokia juga menjual produknya di toko lain yang bukan milik sendiri), lalu ada Telemarketing Yaitu Penjualan produk dengan menggunakan jaringan telepon. Biasa dipakai Bank dalam hal marketing, asuransi, dan kartu kredit., MLM (Multi Level Marketting) Merupakan cara menjual produk dengan menggunakan jasa orang lain yang sifatnya bertingkat atau terdapat level-level tertentu. Dan yang terakhir E-Commerce yaitu Cara mempromosikan produk dengan cara menggunakan media online yaitu dengan membuat website sendiri, sebagai contoh kaskus atau facebook. Pada prinsipnya pendistribusian dilakukan demi mendekati konsumen. Agar konsumen memiliki kemudahan untuk membeli produk yang dijual dan agar konsumen tidak mudah pindah ke produsen lain.
                    Alasan dalam memilih saluran distribusi yaitu dikarenakan efisiensi biaya, dapat fokus terhadap satu bidang agar tidak tercampur baur, mempertimbangkan kualitas, SDM (Sumber Daya Manusia) dan Pergudangan.

                    Sabtu, 14 Mei 2011

                    REPORTASE 6_ PRICING PADA MARKETING MIX

                    Jakarta 11 Mei 2011. Pukul 13.00-15.00 di lantai 3 gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta ruang 307 oleh dosen Amril Muhammad,SE., M.Pd dengan mata kuliah Manajemen Pemasaran jasa Pendidikan. pada hari itu pak amril menjelaskan tentang pricing atau harga pada marketing mix dalam pertemuan sebelumnya dijelaskan mengenai produk pada marketing mix.
                    Price atau harga dapat diartikan sebagai sejumlah uang yang ditukarkan untuk memperoleh produk atau jasa. Selain itu, harga merupakan sejumlah nilai yang digunakan untuk memperoleh manfaat dari kepemilikan atau penggunaan jasa.
                    1. Internal Faktor (Faktor-faktor yang ada di dalam organisasi) yaitu yang pertama cost (harga pokok) terdiri dari Bahan Baku+Tenaga Kerja Langsung+Overhead+Laba selanjutnya ada Marketing mix strategy yaitu barang yang sama dijual ditoko yang beda, harganya menjadi berbeda, lalu marketing Objektif yaitu Mengenai tujuan dari pemasaran itu untuk apa?Dan organizational consideration (Pertimbangan Organisasi) yaitu Pertimbangan-pertimbangannya berupa SDM dan produk yang berkaitan dengan kemasan, dan kemasan berpengaruh dengan outlet, dan memiliki tempat dimana-mana.
                    2. Eksternal Faktor terdiri dari Market yang Terbagi lagi menjadi 3 yaitu yang pertama Pure Competion (berjualan dengan kompetisi yang fair), Monopoli yaitu ada beberapa perusahaan, tetapi dalam menentukan harga kelompok secara bersamaan yang menentukannya dengan 1 harga dan Oligarki. Selanjutnya Demand (Kekuatan Permintaan) yang memiliki hokum bahwa Apabila Demand naik, Supply tetap maka harga Naik (D↑,S─ →P↑) sebaliknya Apabila Demand turun, Supply tetap maka harga Turun (D↓,S─ →P↓), lalu yang ketiga ada competitor , dan yang terakhir other eksternal factor yaitu Politik, Sosial, Hukum (memeriksa ke laboratorium), Ekonomi dan Biografi
                    Terdapat tiga pendekatan dalam menentukan harga yaitu yang pertama ada cost based pricing yaitu harga pokok produksi ditambah dengan laba, selanjutnya ada value based pricing dan yang terakhir ada competition based pricing. Dalam strategi penyesuaian harga biasanya penjual melakukan berbagai strategi seperti memberikan discount (potongan tanpa kompesasi) dan allowance (dengan menukar tambah barang).


                    Oleh :
                    Nuniek Indriasti Rahayu
                    1445096069
                    MANAJEMEN PENDIDIKAN NON REG 2009


                    Rabu, 11 Mei 2011

                    TUGAS KELOMPOK MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN (MARKETING MIX)

                    TUGAS KELOMPOK MANAJEMEN PEMASARAN JASA PENDIDIKAN
                    Nama Kelompok :
                    1.     Feby Sukma Avianti (1445096072)
                    2.     Nuniek Indriasti Rahayu (1445096069)
                    3.     Zenith Mar’atussolehah (1445097788)
                    MANAJEMEN PENDIDIKAN NON REGULER 2009

                    JENIS USAHA : CATERING (NICE AND DELICIOUS CATERING)
                     


                    POSITIONING
                    Usaha atau bisnis yang akan kami dirikan, akan bertempat di ruko yang lokasinya dekat dengan perumahan. Ukuran ruko yang akan kami gunakan yaitu dengan luas bangunan 10 x 12 meter, dan dengan dapur yang berukuran 6 x 7 meter posisi dapur tersebut di belakang ruko karena untuk menjaga kebersihan masakan sehingga hanya yang berkepentingan saja yang melewati dapur. Usaha atau bisnis ini bernama “nice and delicious catering” ini akan bertempat di Tangerang, dekat dengan perumahan dan strategis dengan akses jalan umum sehingga mudah ditemukan dan dijangkau oleh para konsumen.
                    ·      Competitive advantage
                    Image yang kami tawarkan adalah makanan yang berkualitas, bergizi dan menyehatkan yang telah lulus uji oleh BPOM dan berlabelkan halal oleh MUI untuk dikonsumsikan. Selain itu kami juga menawarkan pesanan bagi yang vegetarian, kami juga sangat menjaga sekali kehigienisan dalam masakan karena menurut kami selain rasa kehigienisan juga penting dalam memuaskan konsumen.


                    ·      Communicating and delivering
                    Untuk communicating and delivering kami akan menerima pesanan paling lambat 7 hari sebelum acara dari si konsumen, tetapi kami juga membuka untuk pembeli yang ingin membeli langsung.  nice and delicious catering” menerima pesanan masakan pesta pernikahan, sunatan, walimahan dan acara keluarga yang jumlahnya banyak. S elain masakan kami juga menerima pesanan makanan ringan dan penutup seperti lemper atau kue-kue basah dan pudding yang dapat dibeli secara langsung tanpa memesan terlebih dahulu.

                    MARKETING MIX
                    1.           Produk
                    Jenis produk disini yang akan kami produksi adalah jenis industrial product tetapi jika digolongkan dalam consumer product, maka jenis usaha kami bersifat Shopping Product yaitu pembeli memilih-memilih atau mensurvey makanan terlebih dahulu makanan apa yang akan di pesan sebelum acara dimulai karena kami menyediakan paket makanan yang berbeda-beda atau sesuai dengan keinginan para konsumen. Selain itu usaha kami juga bersifat Convincience yaitu pembeli membeli secara langsung tanpa memesan terlebih dahulu seperti pada kue-kue basah dan pudding.
                    Mengapa konsumen memilih “Nice and Delicious Catering” ?
                    Berikut alasannya:
                    1) Product atribut
                    ü  Kualitas
                    Produk yang ditawarkan oleh kami berkualitas tinggi karena kami menggunakan bahan-bahan yang berkualitas, seperti pada sayuran, buah-buahan kami menggunakan bahan yang segar. Dan daging-dagingan seperti ayam, daging sapi, daging kambing, dan ikan kami menggunakan yang baru dan tidak berhari-hari (segar). Selain itu 100 % kami tidak mencampuri (menggunakan) bahan pengawet dalam memasak dan kami sangat menjaga kehigienisan (bersih) baik dalam segi ruangan (dapur) maupun dari segi makanannya. Alasan kami menggunakan bahan-bahan yang berkualitas disini yaitu agar hasil masakan lebih berkualitas dari segi rasa, tampilan dan awet dari basi.
                    ü  Product features
                    Product features kami adalah pudding dan minuman, kami membuat pudding yang bervariasi dari segi rasa dan bentuknya, dan pada minuman kami menyediakan minuman yang memiliki design yang unik, bahan alami tanpa pemanis buatan  dan juga rasa yang bervariasi agar konsumen tidak bosan dan disukai dari semua kalangan baik anak-anak maupun dewasa.
                    ü  Product design
                    Product design kami bermacam-macam, ada masakan khas daerah sampai masakan modern, hingga hidangan penutup maupun  hidangan sampingan. Selain itu kami menerima semua jenis pesanan makanan dari para konsumen.

                    2) Brand
                    Nama usaha kami yaitu Nice and Delicious Catering. Nama ini memiliki arti bahwa catering ini tidak hanya bagus dalam kemasan tetapi juga dari segi rasa catering ini memiliki rasa yang banyak disukai oleh konsumen dengan rasanya yang pas dan tentunya tanpa bahan pengawet.
                                                
                    3) Packaging
                    Disini kami menggunakan Kemasan yang sama pada umumnya yaitu menggunakan box nasi yang tahan panas tetapi bukan steroform (bagi acara yang sifatnya sederhana seperti pengajian, selametan dan yang langsung membeli) dan bagi yang sifatnya besar seperti pesta pernikahan dan acara sunatan menggunakan rantang nasi yang besar dan rantang pemanas stainles agar makanan tetap hangat.

                    4) Product support service
                    Jika dalam perjalanan pengantaran catering menuju rumah konsumen atau menuju acara yang diadakan konsumen dengan diantarkan pegawai catering kami mengalami kerusakan (seperti jatuh) maka kami akan memperbaiki atau mengganti makanan atau minuman yang jatuh tersebut.

                    2.     Price (Harga)
                    Komponen harga merupakan satu-satunya unsur mix marketing yang memberikan pendapatan bagi perusahaan, sedangkan ketiga unsur lainnya (produk, saluran distribusi, dan promosi) adalah penyebab timbulnya cost/biaya. Hal-hal yang tergolong sebagai saluran distribusi dalam bisnis catering antara-lain : Harga yang bervariasi tergantung dari paket catering yang diorder, harga yang sesuai dengan kualitas makanan dan minuman catering yang dipesan, harga murah tetapi dengan rasa dan tampilan makanan yang tidak terlalu berkualitas,sedangakan harga yang cukup mahal akan menghasilkan makanan dan minuman yang rasa dan tampilannya berkualitas tinggi, paket potongan /diskon harga pada hari tertentu pemesanan catering dan paket catering acara pernikahan . Harga makanan catering disini bervariasi  dan tergantung paket yang di sediakan oleh catering kami.
                    Ada dua jenis catering yang kami layanin untuk kostumer catering Nice and Celicious Catering. Berikut ini paket catering yang kami sediakan dalam usaha kami :
                    1.    Catering Rumahan
                    Untuk pesanan catering rumahan kami menyediakan beberapa paket seperti paket yang berikut ini :
                    ·      Paket catering harian standar berupa nasi, lauk pauk (ayam/ikan), sayuran porsi untuk 4 orang, harganya Rp.25.000
                    ·      Paket catering istimewa berupa nasi,lauk pauk (daging sapi),sayuran, dan makanan penutup porsi untuk 4 orang, harganya Rp.35.000
                    Keterangan : untuk porsi lebih dapat konfirmasi kepada pihak catering kami dan harga berupah sesuai porsi.
                    2.    Catering Pernikahan
                    Untuk pemesanan catering pernikahan kami menyedikan catering dan service dalam pesta pernikahan. Berikut ini adalah paket catering dan service  pernikahan :
                    ·         PAKET PLATINUM
                    ( Untuk Tamu 800 Orang )
                    Rp. 25.900.000,-
                    1. Buffe Utama 600 Porsi
                    2. Es Puter 200 Cup Dalam Gubuk ( Ice Cream )
                    3. Empal Gentong 200 Porsi Dalam Gubuk
                    4. Siomay 200 Porsi Dalam Gubuk
                    5. Martabak Mesir 200 Porsi Dalam Gubuk
                    6. Soto Betawi 200 Porsi Dalam GUbuk
                    7. Sate Ayam 200 Porsi Dalam Gubuk
                    8. Kambing Guling 2 Ekor Dalam Gubuk
                    9. Jajan Pasar 4 Tampah
                    10. Decorasi Buffe + Meja Dessert
                    11. Ice Carving 2 Huruf
                    12. Ice Tary
                    ·         PAKET SILVER
                    ( Untuk Tamu 500 Orang )
                    Rp. 15.900.000,-
                    1.    Buffe Utama 400 Porsi
                    1. Kambing Guling 2 Ekor Dalam Gubuk
                    2. Es Puter 200 Cup Dalam Gubuk ( Ice Cream )
                    3. Siomay 200 Porsi Dalam Gubuk
                    4. Soto Betawi 200 Porsi Dalam Gubuk
                    5. Jajan Pasar 2 Tampah
                    6. Decorasi Buffe + Meja Dessert
                    7. Ice Carving 2 Huruf
                    8. Ice Tray
                    ·               PAKET GOLD
                    ( Untuk Tamu 600 Orang )
                    Rp. 20.900.000,-
                    1. Buffe Utama 500 Porsi
                    2.     Es Puter 200 Cup Dalam Gubuk ( Ice Cream )
                    3.     Kambing Guling 2 Ekor Dalam Gubuk
                    4.     Siomay 200 Porsi Dalam Gubuk
                    5.     Martabak Mesir 200 Porsi Dalam Gubuk
                    6.     Soto Madura 200 Porsi Dalam Gubuk
                    7.      Sate Ayam 200 Porsi Dalam Gubuk
                    8.     Jajan Pasar 3 Tampah
                    9.      Decorasi Buffe + Meja Dessert
                    10.      Ice Carving 2 Huruf
                     ·         PAKET EXCLUSIVE
                    ( Untuk Tamu 1000 Orang )
                    Rp. 32.900.000,-
                    1.      Es Doger 200 Cup Dalam Gubuk
                    2.      Ice Cream 200 Cup Dalam Gubuk
                    3.      Empal Gentong 200 Porsi Dalam Gubuk
                    4.      Siomay 200 Porsi Dalam Gubuk
                    5.      Martabak Mesir 200 Porsi Dalam Gubuk
                    6.      Sate Ayam 200 Porsi Dalam Gubuk
                    7.      Kambing Guling 2 Ekor Dalam Gubuk
                    8.      Pempek  200 Porsi Dalam Gubuk
                    9.      Jajan Pasar 5 Tampah
                    10.       Decorasi Buffe+Meja Dessert
                    11.       Ice Carving 2 Huruf
                    12.       Ice Tray 

                    3.   Place ( Tempat atau saluran distribusi)
                             Peranan saluran distribusi adalah sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha untuk mempermudah penyampaian barang dan jasa dari perusahaan ke konsumen.  Hal-hal yang tergolong dalam saluran distribusi dalam usaha catering “nice and delicious” ini adalah  pemesanan catering melalui via telephone, kemudahan menjangkau tempat catering, kemudahan dalam melakukan pembayaran bagi yang memesan paket catering untuk acara pernikahan, sunatan dan acara-acara lainnya.

                    4.   Promotion (Promosi)
                    Promosi disini adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang dibuat untuk mengarahkan seseorang kepada tindakan yang menciptakan pertukaran dalam pemasaran. Hal-hal yang tergolong sebagai promosi dalam bisnis catering disini adalah Pemberian kemudahan akan informasi pemesanan catering rumahan dan untuk pesta, disini kita memberikan berupa brosur catering pada setiap wedding organizer, door to door (pintu ke pintu), spanduk iklan catering kami di jalan-jalan besar , promosi melalui internet memalui blog dan facebook sehingga costumer atau pelanggan yang ingin memesan bisa melihat berbagai variasi menu dari paket catering yang tersedia pada catering kami ini.
                    Promosi Nice and Delicious Catering memalui brosur ke perumahan-perumahan menegah ke atas, selain itu kami juga mempunyai website mengenai produk dan service catering kami www.niceanddeliciouscatering.com

                    Sabtu, 23 April 2011

                    REPORTASE V MANAJEMEN PEMASARAN JASA PEND_POSITIONING DAN MARKETING MIX DALAM MANAJEMEN PEMASARAN PENDIDIKAN

                    POSITIONING DAN MARKETING MIX
                    Pada hari Rabu, 20 April 2011. Pukul 13.00-15.00 di lantai 3 gedung Daksinapati kampus A Universitas Negeri Jakarta ruang 307 oleh dosen Amril Muhammad,SE., M.Pd dengan mata kuliah Manajemen Pemasaran jasa Pendidikan. pada hari itu pak Amril menjelaskan tentang positioning dan marketing mix pada manajemen pemasaran pendidikan. Yang pertama beliau menjelaskan tentang Apa itu  Positioning?

                                Positioning dapat dikatakan bagaimana cara kita meletakan produk yang akan kita jual sesuai dengan sasaran. Atau dapat juga dikatakan adalah menempatkan pelayanan pada tempat yang tepat. Misalnya dalam mencari keuntungan yang kompetitif jika ingin membuat TK atau PAUD target positioning (penempatan)nya di daerah perumahan yang banyak anak-anak agar TK atau PAUD tersebut laku. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan yaitu Competitive Advantage (keuntungan yang kompetitif), terdapat empat unsur, yaitu ; product, service, personel, dan image.Communicating and Delivering, merupakan proses menyampaikan barang dari produsen ke konsumen. Oleh karena itu dimungkinkan terjadi hal yang kurang memuaskan yang dirasakan oleh konsumen, misalnya pada bisnis online produk yang dipesan tidak sesuai dengan permintaan konsumen, bahkan juga bisa terjadi penipuan.












                    Selanjutnya beliau menjelaskan apa itu MARKETING MIX ?

                    Marketing Mix terdiri dari Product, Price, Place dan Promotion. Produk disini adalah segala sesuatu yang di tawarkan kepasar untuk diperhatikan, diambil atau yang dikonsumsi yang mungkin memuaskan dari sebuah keinginan dan kebutuhan. contohnya nonton pertunjukan di Konser. Produk terbagi menjadi 2 yaitu consume product dan industial Product. Yang pertama Consumer product mengandung pengertian barang yang sudah dinikmati sendiri. Misalnya, menggunakan computer atau menggunakan Handphone. Dan consumer product terdiri dari Convincience (produk-produk yang di beli langsung tanpa survey), Shopping Product (ketika sebelum membeli memilih-memilih dahulu barang yang akan di beli atau dengan melakukan survey), Speciality Product (barang-barang yang di beli ada pada saat-saat tertentu seperti pada hari valentrine bernuansa pink) dan Unsought Product (membeli barang karena ikut-ikutan atau karena mengikuti Trend). Lalu yang kedua ada Industrial Product mengandung pengertian bahwa dibeli untuk kepentingan bisnis. Alasan orang membeli barang yaitu karena atribut misalnya seperti kualitasnya memiliki fungsi, daya tahan, penghandalan, enak dilihat, dan mudah dalam menggunakannya, Brand (merek) misalnya seperti term, sign atau symbol, brand equitas, brand sponsor dan lainnya, Packaging (terkait dengan pengemasan suatu produk. Biasanya produk dikemas semenarik mungkin agar pembeli tertarik dengan produk yang dipasarkan), label (contoh pada Transjakarta, seringkali orang mengatakan busway, padahal busway itu adalah jalanan khusus bus Transjakarta) dan product support service misalnya seperti cassing dan headphone pada Handphone .

                    Oleh :
                    Nuniek Indriasti Rahayu
                    1445096069
                    Manajemen Pendidikan Non Reguler 2009
                     

                    (c)2009 Nuniek Indriasti Rahayu ;). Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger